Palangka Raya – Senin 11 Mei 2026 bertempat di Aula Kantor Walikota Kota Palangka Raya, Kelurahan Bereng Bengkel, Kecamatan Sebangau, sebagai salah satu lokus intervensi program Desa Pangan Aman BBPOM di Palangka Raya tahun 2025, mengikuti tahapan seleksi wawancara Lomba Desa Pangan Aman tahun 2026. Ajang lomba desa pangan aman ini dilaksanakan oleh BPOM RI bersama dengan 5 (lima) kementrian/lembaga, kementerian kesehatan, kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, kementerian dalam negeri, kementerian pertanian, kementerian kependudukan dan pembangunan keluarga/BKKBN sebagi juri dalam penilaian.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Kelurahan Bereng Bengkel dalam mewujudkan lingkungan yang sadar dan peduli terhadap keamanan pangan. Berbagai program dan inovasi terus dijalankan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah kelurahan, kader keamanan pangan, pelaku usaha pangan, sekolah, hingga masyarakat setempat.
Pemerintah Kota Palangka Raya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi ini. Kehadiran Bereng Bengkel di jajaran nominator nasional membuktikan bahwa kelurahan di pinggiran kota pun mampu bersaing dan menjadi percontohan dalam penerapan standar kesehatan nasional.
Lurah Bereng Bengkel menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari konsistensi warga dan kader dalam menjaga standar keamanan pangan di wilayahnya. Sejak diintervensi oleh BBPOM di Palangka Raya pada tahun 2025, kelurahan ini telah berhasil membangun ekosistem pangan yang sehat melalui pemberdayaan kader, pengawasan mandiri, serta pengembangan inovasi dan edukas yang berkelanjutan.
Tahapan wawancara nasional ini menjadi bagian penting dalam penilaian Lomba Desa Pangan Aman Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.
#BBPOMdiPalangkaRaya