Dukungan Kabupaten Kapuas dalam Pengawasan Obat dan Makanan

01-07-2013 Palangka Raya Dilihat 1629 kali

Pemantapan koordinasi tata hubungan kerja pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Kapuas pada Rabu 26 Juni 2013 oleh Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palangka Raya juga dilakukan dengan beraudiensi ke kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas yang diterima oleh Asisten 1 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Andres Nuah, SE., M.Si.

Kepala BPOM di Palangka Raya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si. Apt. MPPM. hadir bersama dengan Kepala Seksi Pengujian Produk Terapetik, Narkotika, Obat Tradisional, Kosmetika dan Produk Komplemen, Drs. Zulfadli, Apt., M.Si. dan didampingi pula oleh Kepala Seksi Bimbingan dan Pengendalian Kefarmasian Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Kastalani, SKM., MAP. Pada kesempatan pertama, Kepala BPOM di Palangka Raya menyampaikan terimakasih atas kerjasama dan dukungan Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Instansi terkait dalam pengawasan obat dan makanan dan mengharapkan dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan di waktu mendatang.

Selanjutnya Kepala BPOM di Palangka Raya menyampaikan informasi mengenai program dan kegiatan pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Kapuas. Juga disampaikan mengenai Implementasi Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Operasional Laboratorium Keliling, Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI), Pembentukan Satuan Tugas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal, dan berbagai hal lainnya yang selalu membutuhkan peran dan dukungan Pemerintah Daerah.

Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kapuas menyampaikan terimakasih atas upaya dan kerjasama yang telah dilakukan oleh BPOM di Palangka Raya untuk melindungi masyarakat Kabupaten Kapuas terhadap peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat. Secara khusus Bapak Asisten 1 menekankan pentingnya pembinaan terhadap pelaku usaha agar mau dan dapat mendaftarkan produknya sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas, aman dan layak untuk dikonsumsi sekaligus mempunyai nilai tambah secara ekonomi.

Balai POM di Palangka Raya

Sarana