Pada Rabu, 24 Juli 2013, Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palangka Raya didampingi Kepala Seksi Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen menerima kunjungan koordinasi Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas I Palangka Raya, Leonard Tambunan, S.Pi, SH., MM. yang datang bersama dengan Kepala Urusan Tata Usaha, Eko Budi Handoyo, S.Pi., dan Kepala Sub Seksi Tata Pelayanan, Ibramsyah K. Antel, S.St.Pi, M.Si.
Kepala SKIPM Kelas I Palangka Raya menjelaskan maksud kunjungan adalah untuk perkenalan lebih jauh profil SPIKM Kelas I Palangka Raya yang merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), Kementerian Kelautan dan Perikanan dan melakukan koordinasi dengan pihak BPOM di Palangka Raya dalam pelaksanaan pengawasan keamanan dan mutu pangan di Kalimantan Tengah khususnya terkait pengendalian muutu dan keamanan hasil perikanan.
Selanjutnya Kepala SKIPM juga menyampaikan program dan kegiatan yang dilakukan dan beberapa permasalahan yang dihadapi di lapangan yang memerlukan penanganan bersama secara lintas sektor. Untuk itu dilakukan penguatan jejaring kerjasama termasuk dengan BPOM di Palangka Raya sesuai tugas dan fungsinya.
Kepala BPOM di Palangka Raya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si., Apt., MPPM. dalam kesempatan itu menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan koordinasi yang dilakukan oleh Kepala SKIPM dan Tim yang sangat diperlukan dalam mensikronkan dan mensinergikan program/kegiatan yang sifatnya beririsan antara berbagai Lembaga/ Kementerian/Instansi sehingga program/kegiatan yang dilakukan menjadi berdaya guna dan berhasil guna yang bertujuan untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Khususnya untuk kegiatan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan adalah sangat erat kaitannya dengan Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT) yang penanganannya di daerah dilakukan oleh Jejaring Keamanan Pangan Daerah (JKPD) dimana melibatkan lintas sektor terkait dalam seluruh mata rantai pangan, sesuai prinsip pengawasan from farm to table.
Balai POM di Palangka Raya