Untuk memperkuat dan memperluas jejaring lintas sektor, meningkatkan kerjasama dan sinergisme pelaksanaan pengawasan obat dan makanan di Kabupaten/Kota di Kalimantan Tengah, pada Kamis 18 Juli 2013 Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palangka Raya melanjutkan kegiatan koordinasi tata hubungan kerja ke Pemerintahan Kabupaten Barito Timur.
Koordinasi di Tamiang Layang ini diawali dengan mengunjungi Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur yang diterima langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Husni Anwar, MPH. dengan didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan, Anda Kriselina, S.Si., Apt., M.Kes.
Kepala BPOM di Palangka Raya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si. Apt. MPPM. yang datang bersama Kepala Seksi Pengujian Produk Terapetik, Narkotika, Obat Tradisional, Kosmetika dan Produk Komplemen, Drs. Zulfadli, Apt., M.Si., yang juga menjabat sebagai Plh. Kepala Seksi Pemeriksaan dan Penyidikan dalam kesempatan ini menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kerjasama Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur dan mengharapkan dapat terus ditingkatkan.
Selanjutnya dipaparkan pula tentang intensifikasi pengawasan pangan pada bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri yang dilakukan pada sarana distribusi pangan meliputi supermarket, minimarket, toko, kios, pasar tradisional dan para pembuat atau penjual parcel dan jajanan buka puasa dengan target pengawasan diutamakan untuk pangan olahan tanpa izin edar (TIE), kadaluarsa, rusak, tidak memenuhi ketentuan label termasuk label tanpa bahasa Indonesia, dan produk pangan lainnya disepanjang rantai pangan.
Pembahasan dilanjutkan tentang mplementasi Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI), dan hal lainnya yang semuanya memerlukan peran dan dukungan Pemerintah Kabupaten.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur menyampaikan pentingnya kerjasama lintas sektor dalam penanganan masalah obat dan makanan untuk dapat mengoptimalkan perlindungan kepada masyarakat termasuk yang ada di daerah pelosok/pedalaman. Untuk itu Jajaran Dinas Kesehatan sangat mendukung upaya memperkuat jejaring kerjasama yang dilakukan oleh BPOM dan mendukung penyusunan nota kesepahaman/perjanjian kerjasama yang diperlukan untuk menyamakan pemahaman dan pola tindak dalam pengawasan obat dan makanan yang dilakukan.
Balai POM di Palangka Raya