Pembekalan Monitoring Efek Samping Kosmetik

18-06-2013 Palangka Raya Dilihat 1808 kali

Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dibidang kosmetika dan semakin tipisnya batas antar negara dalam era globalisasi saat ini, menyebabkan meningkatnya jenis dan jumlah kosmetik yang beredar, baik produk lokal maupun dari luar negeri. Disisi lain resiko keamanan penggunaan kosmetika tersebut akan semakin meningkat. Oleh karena itu untuk menjamin keamanan penggunaannya perlu dilakukan kegiatan pemantauan terhadap penggunaan produk kosmetik tersebut.

Terkait hal tersebut, Direktorat Penilaian Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik Badan POM RI bersama dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Palangka Raya melaksanakan kegiatan Pembekalan Monitoring Efek Samping Kosmetik (MESKOS) bagi para tenaga kesehatan yaitu meliputi dokter, apoteker, tenaga teknis kefarmasian, perawat/bidan dari rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, klinik, apotek, toko obat, petugas Dinas Kesehatan, petugas BPOM, yang diharapkan nantinya dapat menjadi pelapor bila terjadi efek samping akibat penggunaan kosmetik.

Sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. Retno W. Soebaryo, SpKK, Kasubdit Surveilan Keamanan Obat Tradisional, Suplemen Makanan dan Kosmetik Badan POM RI, Dra. Rosita, Apt, bersama dengan Kepala Seksi Survelan Keamanan Kosmetik, Lia Amalia, S.Si., Apt, serta Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin dari RSUD Dr. Doris Sylfanus, dr. Nyoman Yudha Santatosa, Sp.KK.

Adapun tujuan dari Pembekalan Meskos ini adalah untuk menyiapkan tenaga kesehatan yang mampu mendeteksi sedini mungkin setiap kemungkinan timbulnya efek penggunaan kosmetik yang tidak diinginkan agar dapat dicegah kejadian efek samping atau efek simpang yang lebih luas.

Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan di Palangka Raya, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si, Apt., MPPM. yang membuka acara pembekalan ini menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi, komitmen dan koordinasi secara sinergis dan kontinyu dari semua pihak terkait dalam meningkatkan monitoring efek samping kosmetik.

Balai POM di Palangka Raya


Sarana