PALANGKA RAYA — Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palangka Raya bersama Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (SPPMHKP) Palangka Raya memperkuat sinergi dalam pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan melalui penandatanganan kerja sama, Senin (5/10). Kegiatan yang diselenggarakan secara hybrid ini berpusat di Ruang Rapat Carpio Besar, Gedung Mina Bahari II Lantai 6 KKP dan diikuti via Zoom Meeting bersama Kepala BBPOM di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, S.Farm., Apt., M.M., Kepala SPPMHKP Palangka Raya, Aris Sugiarto, serta perwakilan pegawai dari kedua instansi.
Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam memperkuat pengawasan sekaligus mendukung pemenuhan standar mutu dan keamanan pangan asal ikan. Sinergi antar lembaga diharapkan dapat mendukung pembinaan dan pendampingan bagi pelaku usaha pangan olahan berbahan dasar ikan agar mampu memenuhi persyaratan keamanan dan mutu pangan.
Kepala BBPOM di Palangka Raya Ali Yudhi Hartanto menyampaikan bahwa kerja sama tersebut telah memberikan manfaat nyata, salah satunya dalam mendukung pelaku usaha pangan olahan berbahan dasar ikan.
“Melalui kerja sama ini, kami telah merasakan sejumlah manfaat, salah satunya dengan adanya tiga UMKM pangan olahan berbahan dasar ikan yang berhasil mendapatkan sertifikat IP CPPOB dan SKP. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi yang dibangun dapat memberikan dampak nyata dalam mendukung pelaku usaha untuk memenuhi standar keamanan dan mutu pangan,” ujar Ali.
Ke depan, BBPOM di Palangka Raya dan SPPMHKP Palangka Raya akan terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam pengawasan serta pembinaan pelaku usaha. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung ketersediaan pangan asal ikan yang aman dan bermutu bagi masyarakat.
Kegiatan penandatanganan kerja sama berlangsung dengan lancar dan khidmat, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kedua instansi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui pengawasan pangan yang terpadu.